Pelabuhan Berdarah, Waspada !

Percaya atau tidak, akan tetapi kisah ini nyata telah menghebohkan di satu sisi dunia lainnya yang tak  tersentuh oleh belaian keadilan. Terhitung sejak bulan November 2009 sampai bulan Februari 2010, telah terjadi beberapa rentetan peristiwa yang tidur membujur di sepanjang awal dan akhir tahun 2009-2010 ini. Berat bagi kami untuk menjalani semua luka dan liku yang ada. Berbagai macam perasaan kecewa, marah, dan sedih datang dari berbagai penjuru mata angin dan selalu mengancam kami untuk …mati dalam keadaan hidup-hidup. Kami dikepung dengan paksa dalam skala kekuatan yang tak sebanding. Tak berdaya dan kami pun begitu tertatih-tatih menerima setiap hujan badai bombardir dari beberapa mulut artileri mereka. Topeng yang dikenakannya pun begitu khas membayangi di wajah-wajah yang busuk itu. Hingga kemudian pelabuhan ini seperti telah menelan banyak derita dan luka yang berlabuh.

Semua para komandan kami banyak yang melarikan diri entah kemana. Membiarkan kami tewas satu persatu di medan laga. Pelabuhan ini pun menjadi saksi bisu dari pertumpahan darah yang terjadi. Tiada pernah ada lagi kebajikan disaat kebijakan mengubah peluh dan lelah menjadi lautan darah dan amarah.

Waspada Bos…!

Iklan

4 Tanggapan to “Pelabuhan Berdarah, Waspada !”

  1. Bos…. kenapa ?

  2. hajar saja bos yang memakai topeng……
    jangan ada korban lain yang berjatuhan
    dan ada yang menghargai jasa para bawahan

  3. weist..!!! manthap Chuy..
    Tapi kek nya mang harus di tumpas tuch, bagi sapa yg memakai topeng biadap itu.. Agar ndak mencari korban lagi.
    TETEP SMANGAT BOSS>>>>> By Indarunk

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: